Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

3 am

Aku tak menyalahkanmu, tak menyalahkan siapa-siapa. Tuhan yang mengutusku di antara kamu, entah untuk apa. Tak ada penyesalan diri dalam hidup yang sudah kulalui. Aku tetap bangga ada di antara kalian. Mungkin kamu pun tak menginginkan itu. Mungkin kamu pun ingin seperti yang lain, memperlakukanku layaknya seorang putra mahkota. Namun, kamu tak bisa memaksakan diri, kamu memilih kebaikan sebagai jalan. Di hatimu kumelihat maaf. Air mata mengendap dalam-dalam. Kamu menyesali itu, tapi kamu tak ingin terlarut dalam sendu.  Kamu mengharapkanku untuk tumbuh besar dalam keterbatasan. Di saat yang lain tumbuh besar dalam kemewahan. Sebagai bekalku, kamu selalu menitipkan kejujuran dan kebaikan. Kamu selalu mewantikan untuk menjaga hati dan raga siapa pun. Tolong siapa pun yang datang padaku dan bantu sebisa yang kumampu. Karakter, iya. Itu yang kamu simpan di dalam tubuhku sehingga aku bisa melihat kelebihanku di dalam diri orang lain. Namun, sepertinya karakter itu tak penting. Tak ada ...